Islam tidak cukup hanya diperjuangkan dengan semangat, tapi harus dilandasi dengan ilmu yang benar dan amal yang ikhlas. Ilmu adalah fondasi utama dalam memperjuangkan agama ini. Tanpa ilmu, seseorang bisa salah dalam memahami dan mengamalkan agama.
“Ilmu itu adalah yang bersumber dari Kitabullah (Al-Qur’an) dan Hadits Rasulullah ﷺ.”
Dengan ilmu yang shahih, kita bisa:
-
Menguatkan iman dalam menghadapi berbagai ujian.
-
Beramal dengan benar sesuai syariat.
-
Menjadi pembela Islam yang tidak mudah goyah oleh isu dan fitnah.
Amal Harus Sesuai Syariat dan Ikhlas
Setiap amal dalam Islam harus terpenuhi dua syarat utama:
-
Dilakukan dengan ikhlas karena Allah
-
Sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ
Tanpa keikhlasan, amal akan sia-sia. Tanpa mengikuti tuntunan Rasul, amal akan tertolak.
Empat Bentuk Jihad Seorang Muslim
Jihad tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga mencakup perjuangan melawan:
-
Jihad melawan nafsu (diri sendiri)
Menundukkan hawa nafsu agar taat kepada Allah. -
Jihad melawan setan
Menepis bisikan dan godaan untuk bermaksiat. -
Jihad melawan orang kafir
Berjuang membela agama dari serangan luar secara proporsional dan sesuai syariat. -
Jihad melawan orang munafik
Waspada terhadap musuh dalam selimut yang merusak Islam dari dalam.
Empat Pilar Perjuangan dalam Islam
Agar perjuangan kita bernilai di sisi Allah, maka harus dibangun di atas empat hal:
✅ Menuntut ilmu
✅ Mengamalkan ilmu
✅ Mendakwahkan ilmu
✅ Bersabar dalam prosesnya
Tanpa kesabaran, seseorang akan mudah menyerah di tengah jalan. Menuntut ilmu dan berdakwah membutuhkan keteguhan, keikhlasan, dan konsistensi.
-
QS. At-Taubah: 23
Tentang loyalitas terhadap kaum mukmin dan menjauhi loyalitas kepada yang tidak sejalan dengan iman.
Wahai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapakmu dan saudara-saudaramu sebagai pelindung jika mereka lebih mencintai kekufuran atas keimanan. Siapa pun di antara kamu yang menjadikan mereka pelindung, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
-
QS. Al-Fath: 28
Allah akan menyempurnakan agama ini meskipun dibenci oleh orang-orang kafir.
Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia mengunggulkan (agama tersebut) atas semua agama. Cukuplah Allah sebagai saksi.
-
QS. As-Shaf: 9
Allah mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan atas seluruh agama.
Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan (membawa) petunjuk dan agama yang benar agar Dia mengunggulkannya atas semua agama walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.
Jangan Mudah Terombang-Ambing oleh Isu
Di era informasi yang cepat seperti saat ini, kita harus menjadi Muslim yang kokoh dan berpijak pada ilmu, bukan mudah dipengaruhi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
“Siapa yang tidak teguh dalam ilmu, maka akan mudah terombang-ambing oleh opini dan propaganda.”
Perjuangan untuk Islam harus dilakukan dengan ilmu yang benar dan amal yang sesuai syariat. Jangan hanya semangat tanpa dasar, dan jangan pula beramal tanpa ilmu. Dengan menuntut ilmu, mengamalkannya, dan mendakwahkannya serta bersabar kita sedang berjalan di jalan para nabi dan ulama. Barakallahu fiikum.
Kajian Tematik, “Berjuang untuk Islam dengan Ilmu dan Amal”
Ustadz Mahfudz Umri, Lc.
Masjid Riyadhus Shalihin, Bekasi






