Shafura.com
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip
No Result
View All Result
Shafura.com
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip
No Result
View All Result
Shafura.com
No Result
View All Result

Berbakti Kepada Orangtua: Amal yang Mengungguli Jihad dan Hijrah

Ummu Farid by Ummu Farid
Desember 16, 2024
in Belajar Islam, Adabul Mufrad, Catatan Kajian
0
Berbakti Kepada Orangtua: Amal yang Mengungguli Jihad dan Hijrah
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Tidak ada kebaikan yang dapat menyamai jasa kedua orangtua. Namun, kita diperintahkan untuk tetap berusaha membalas kebaikan mereka dengan cara yang mampu kita lakukan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ridho Allah tergantung pada ridho orangtua, dan murka Allah tergantung pada murka orangtua.” (HR. Tirmidzi)

Table of Contents

Toggle
  • Membalas Jasa Orangtua dengan Kebahagiaan
  • Dalil Utama: Kewajiban Berbakti di Atas Jihad
  • Dosa Besar: Menangisi Orangtua dengan Kesedihan
  • Kisah Para Salaf: Keteladanan dalam Berbakti
  • Kunci Keberkahan Ilmu: Berbakti kepada Orangtua
  • Ridho Allah dalam Ridho Orangtua

Membalas Jasa Orangtua dengan Kebahagiaan

Membalas kebaikan orangtua tidak selalu berarti memberi materi atau harta benda. Ada cara lain yang lebih bermakna, yaitu menyenangkan hati mereka.

Menanamkan rasa bahagia di hati kedua orangtua adalah amal yang dicintai Allah. Bahkan, menemani mereka di waktu tua bisa menjadi wujud nyata birrul walidain.

Dalil Utama: Kewajiban Berbakti di Atas Jihad

Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata : “Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ! aku datang dan ingin berjihad bersamamu. Aku datang ke sini sementara kedua orang tuaku menangisi.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kembalilah kepada keduanya. Buatlah mereka tertawa sebagaimana engkau telah membuat mereka menangis !”

[HR Ahmad, Abu Dâwud dan Ibnu Mâjah]

Siapa yang berhijrah di jalan Allah niscaya akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang banyak dan kelapangan (rezeki dan hidup). Siapa yang keluar dari rumahnya untuk berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian meninggal (sebelum sampai ke tempat tujuan), sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An Nisa: 100)

Amalan-amalan luar biasa seperti jihad dan hijrah, meskipun memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam, masih kalah dibandingkan dengan amalan berbakti kepada orangtua. Jihad dan hijrah hukumnya fardhu kifayah, sementara berbakti kepada kedua orangtua hukumnya fardhu ‘ain, yang berarti kewajiban setiap individu.

Amalan berbakti kepada orangtua tidak hanya menjadi kewajiban, namun juga salah satu amal yang paling dicintai oleh Allah.

Abu ‘Amr Asy-Syaibani meriwayatkan, pemilik rumah ini (seraya menunjuk ke rumah Abdullah bin Mas’ud) menyampaikan kepadaku; “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”, “Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah?” Rasul menjawab, “Shalat pada (awal) waktunya.” “Kemudian apa lagi?” Nabi Menjawab lagi, “Berbakti kepada kedua orang tua.”Aku bertanya kembali.” “Kemudian apa lagi?” “Kemudian jihad fi Sabilillah.”

Ini menunjukkan bagaimana Islam memuliakan peran orangtua di atas banyak amalan lainnya.

Dosa Besar: Menangisi Orangtua dengan Kesedihan

Membuat orangtua menangis karena durhaka adalah dosa besar. Rasulullah ﷺ bersabda tentang tiga dosa terbesar:

  1. Syirik kepada Allah
  2. Durhaka kepada orangtua
  3. Ucapan dusta

Diriwayatkan dari Abu Bakrah Radhiyallahu anhu, ia mengatakan bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang dosa-dosa besar yang paling besar?” (Beliau mengulanginya tiga kali) Mereka (para Shahabat) menjawab, “Tentu saja, wahai Rasûlullâh.” Beliau bersabda, “Syirik kepada Allâh, durhaka kepada kedua orang tua.” –Ketika itu beliau bersandar lalu beliau duduk tegak seraya bersabda:– “Dan ingatlah, (yang ketiga) perkataan dusta!” Perawi berkata: “Beliau terus mengulanginya hingga kami berharap beliau diam. (HR. Bukhari & Muslim)

Namun, jika orangtua memerintahkan sesuatu yang bertentangan dengan syariat, kita tetap wajib menolaknya dengan cara baik, tanpa kasar atau keras. Allah berfirman:

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, namun pergaulilah mereka di dunia dengan baik.” (QS. Luqman: 15)

Kisah Para Salaf: Keteladanan dalam Berbakti

Banyak kisah dari kalangan sahabat yang menunjukkan birrul walidain, seperti Abu Hurairah yang dikenal sangat berbakti kepada ibundanya.

“Kasih sayang antara ibu dan anak tercermin indah dalam kisah Abu Hurairah yang diriwayatkan dalam hadits ini. Dalam perjalanan bersama Abu Murrah, ketika memasuki kampung halamannya di Aqiq, Abu Hurairah menyapa ibunya dengan salam penuh cinta, ‘Alaikis salam warahmatul Laahi wa barakaatuh, wahai Ibu!’ Sang ibu pun menjawab dengan kehangatan yang sama, ‘Wa ‘alaikas salaam wa rahmatullaahi wa barakaatuh.’

Dalam momen penuh haru itu, Abu Hurairah memanjatkan doa tulus untuk ibunya, ‘Semoga Allah menganugerahi kasih sayang-Nya kepada Ibu, seperti Ibu telah memberikannya kepadaku sewaktu aku masih kecil.‘ Ibunya pun membalas dengan doa yang tak kalah indah, ‘Wahai putraku! Semoga Allah memberimu balasan terbaik dan meridhaimu sebagaimana kamu telah berbakti kepadaku di usia senjaku. Ya Allah, berkatilah harta dan anak-anak kami!’

Kisah ini, yang diriwayatkan oleh Bukhari, menjadi teladan abadi tentang cinta, bakti, dan doa yang mengikat hati ibu dan anak dalam ridha Allah.”

Kunci Keberkahan Ilmu: Berbakti kepada Orangtua

Para ulama menyebutkan bahwa keberkahan ilmu seseorang terletak pada birrul walidain. Seorang anak yang berbakti kepada orangtuanya akan dimudahkan dalam mencari ilmu dan kehidupannya akan penuh keberkahan.

Ridho Allah dalam Ridho Orangtua

Ridho orangtua sangatlah penting. Bahkan, Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa ridho Allah bergantung pada ridho orangtua. Membalas jasa orangtua bisa diwujudkan dengan cara sederhana seperti menemani mereka, membuat mereka bahagia, dan berdoa untuk kebaikan mereka.

Mari jadikan birrul walidain sebagai prioritas utama dalam kehidupan kita. Semoga Allah ﷻ senantiasa memberikan kita kemampuan untuk berbakti dan menjaga ridho kedua orangtua. Aamiin. Barakallahu fiikum


Kajian Kitab “Al-Adab al-Mufrad” oleh Muhammad bin Ismail bin Ibrahim (Imam Bukhari)

Ustadz Muhammad Shoim, Lc

Masjid Al-Ikhlas, Dukuh Bima. Bekasi

Tags: adabul mufradbirrul walidainCatatan Kajiankewajiban berbakti kepada orangtuaMasjid Al Ikhlas Dukuh Bimamembalas jasa orangtua dalam IslamUstadz Muhammad Shoim

RELATED POST

Teruslah Berbuat Baik, Meski Tanpa Ucapan Terima Kasih

Teruslah Berbuat Baik, Meski Tanpa Ucapan Terima Kasih

November 7, 2025
Sesat Setahap Demi Setahap

Sesat Setahap Demi Setahap: Cara Setan Menjerumuskan Manusia dari Hal Kecil

Agustus 30, 2025
Belajar Bahasa Arab dari Nol: Panduan Lengkap Pelajaran 1–4 Durusul Lughah Jilid 1

Belajar Bahasa Arab dari Nol: Panduan Lengkap Pelajaran 1–4 Durusul Lughah Jilid 1

Mei 14, 2025
Tips Hemat Ratusan Juta: Booking Hotel untuk Umrah Ramadhan Mandiri

Tips Hemat Ratusan Juta: Booking Hotel untuk Umrah Ramadhan Mandiri

Maret 11, 2025
Next Post
Ketika Rumah Tangga Mulai Kering & Bosan: Jatuh Cinta Lagi Setelah Menikah

Ketika Rumah Tangga Mulai Kering & Bosan: Jatuh Cinta Lagi Setelah Menikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CARI ARTIKEL

No Result
View All Result

KATEGORI BLOG

  • Belajar Islam
    • Adab wal Akhlak
    • Adabul Mufrad
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Ibadah
    • Fiqh Jenazah
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Haji & Umrah
    • Makna Dzikir & Doa
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Diet DEBM
    • Resep Umum
  • Terbaru

BLOG ARSIP

  • November 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • Mei 2021
  • April 2021
  • November 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Maret 2020
  • Januari 2020
  • Oktober 2019
  • Juni 2019
  • Maret 2019
  • Januari 2019
  • Desember 2018
  • Agustus 2018
  • Juli 2018
  • Agustus 2017
  • Juli 2017

POST POPULER

  • Step-by-Step Menyiapkan Umrah Mandiri

    Step-by-Step Menyiapkan Umrah Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah Urutan! Hindari Kesalahan Fatal Saat Booking Tiket Umrah Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Checklist Perlengkapan Umrah yang Wajib Disiapkan Sebelum Berangkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safar Umrah 14 Hari, Biaya Hemat di Bawah 25 Juta!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Konsep Rezeki dengan Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Shafura.com

Shafura.com adalah wadah untuk berbagai catatan kajian, pembelajaran hidup minimalis, tips bisnis, informasi kesehatan, dan pengalaman berharga yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Selengkapnya...

© 2024 Shafura.com. All Right Reserved | Web Dev by WebNesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip

© 2024 Shafura.com. All Right Reserved | Web Dev by WebNesia