Shafura.com
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip
No Result
View All Result
Shafura.com
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip
No Result
View All Result
Shafura.com
No Result
View All Result

Ya Allah, Aku Mohon Cintamu

Ummu Farid by Ummu Farid
Maret 21, 2024
in Belajar Islam
3
Ya Allah, Aku Mohon Cintamu
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jika Allah mencintai kita, semua urusan, baik di dunia maupun di akhirat, akan menjadi baik dan selamat. Kita akan dilindungi, diberi kebahagiaan, dan ketenangan. Allah akan menjadikan orang yang bertakwa, karena itulah tujuan manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya.

Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku. (QS. Az Zariyat: 56)

Orang yang bertakwa memiliki kebenaran dalam iman, ilmu, akhlak, dan amalnya. Hal ini karena Allah mencintainya, dan Dia memberikan taufik kepada orang yang bertakwa. Namun, hal ini tidak berarti orang yang bertakwa tidak memiliki dosa. Namun, dosa-dosanya akan semakin berkurang seiring dengan meningkatnya ketakwaannya.

Meskipun merasa capek dan lelah, orang yang bertakwa tetap merasakan nikmat, kelezatan, dan manisnya ibadah, karena mereka melakukannya atas dasar cinta kepada Allah. Allah memberikan kemampuan kepada orang yang bertakwa untuk tidak menyukai maksiat yang dibenci-Nya.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Adapun orang-orang Yang BERIMAN itu amat sangat besar rasa cintanya kepada Allah…..” (QS. Al-Baqarah: 165)

Hal yang wajar jika Allah mencintai orang yang mencintai-Nya.

Saat berpuasa, perbanyaklah doa. Ada tiga jenis orang yang doanya tidak ditolak yaitu orang tua yang mendoakan anaknya, orang yang sedang berpuasa, dan doa seorang musafir.

Tiga orang yang tidak akan tertolak (doanya), yaitu: doa orang tua bagi anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir. (HR Al-Baihaqy)

Allah mengampuni dan membebaskan hamba-Nya dari siksa neraka pada malam Ramadan.

Diriwayatkan Bazzar (Kasyf, no. 962), dari hadits Abu Said, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala memberikan kebebasan dari siksa neraka pada setiap malam –yakni di bulan Ramadan- dan sesungguhnya setiap muslim pada waktu siang dan malam memiliki doa yang terkabul ( mustajabah)”.

Selama bulan Ramadan, Rasulullah dan para sahabatnya lebih banyak melakukan empat ibadah utama: shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berdoa.


اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اُحِبُّكَ وَ اِنْ كُنْتُ اَعْصِيْكَ

Ya Allah, SUNGGUH aku MENCINTAI-MU, walaupun aku “Bermaksiat” kepada-Mu…

اَللّٰهُمَّ مَا طَابَتِ الدُّنْيَا إلاَّ بِحُبِّكَ، وَلاَ الْآخِرَة إلاَّ بِعَفْوِكَ

Ya Allah, dunia ini “Tidak Menyenangkan” Kecuali Dengan “Mencintai-Mu”, & begitu pula akhirat (tdk menyenangkan), kecuali dengan (mendapatkan) AMPUNAN-MU…

اَللّٰهُمَّ إِنِّىْ أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَ حُبَّ كُلَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِيْ اِلَيْكَ

Ya Allah, aku mohon pada-Mu ‘cinta-Mu’, dan Mencintai orang yang Mencintai-Mu, dan Mencintai setiap amalan yang dapat menjadikanku semakin dekat pada-Mu…

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ اَحَبَّ الْاَشْيَاء اِلَيَّ وَ خَشْيَتَكَ اَخْوَفَ الْاَشْيَاء عِنْدِيْ

Ya Allah, jadikan kecintaanku kepada-Mu adalah sesuatu yang “paling” aku CINTAI, & jadikanlah Rasa “TAKUTKU” kepada-Mu adalah sesuatu yang “paling” aku takuti…

 

Mencintai Allah adalah kewajiban, karena yang tidak mencintai Allah itu kufur. Cinta yang paling besar dan tertinggi seharusnya hanya ditujukan kepada Allah. Doa merupakan bentuk ibadah.

dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa“.

(Sunan At-Timidzi, bab Do’a 12/263, Sunan Ibnu Majah, bab Do’a 2/341 No. 3874. Musnad Ahmad 2/362).

Dalam segala masalah, baik di dunia maupun di akhirat, Allah akan membantu kita jika kita mencintai-Nya.


وَلَٰكِنَّ ٱللهَ حَبَّبَ إِلَيۡكُمُ ٱلۡإِيمَٰنَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمۡ وَكَرَّهَ إِلَيۡكُمُ ٱلۡكُفۡرَ وَٱلۡفُسُوقَ وَٱلۡعِصۡيَانَۚ أُوْلَٰئِكَ هُمُ ٱلرَّشِدُونَ

“Tetapi Allah Menjadikan Kamu CINTA kepada keimanan, dan Dia menjadikan iman itu indah dalam hatimu, serta Dia Telah Menjadikan kamu BENCI kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang2 yang “mengikuti” jalan yang lurus” (QS.Al-Hujurat [49]: 7)⁣

Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Allah telah menjadikan hamba2-Nya yg beriman cinta kepada “Keimanan”, yaitu (dengan) “menumbuhkan” di dalam hati mereka rasa kecintaan kepada-Nya, dan “Indahnya” rasa Cinta itu kepada-Nya yg akhirnya Menjadikan mereka “Semakin” Termotivasi Untuk Mencintai-Nya” (Syifaa’ al-‘Aliil hal 57)


Bukan kita yang hebat, namun itu adalah anugerah dan rezeki yang Allah berikan kepada kita agar kita mencintai keimanan. Islam itu mudah, yang membuat sebuah ibadah terasa sulit adalah ketidakistiqomahan. Istiqomah sulit karena Allah belum mencintai kita. Namun, jika kita sudah bertakwa, maka semuanya akan menjadi mudah. Allah lah yang memberi kita kemampuan untuk mudah beribadah, bukan karena kehebatan kita, melainkan atas izin-Nya.

Muhammad bin Idri Asy-Syafi’i yang kita kenal dengan Imam Syafi’i yang terkenal sebagai salah satu ulama madzhab sebagaimana disebutkan oleh muridnya Ar-Rabi’ bin Sulaiman, “Imam Syafi’i biasa mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan sebanyak 60 kali.” Ditambahkan oleh Ibnu Abi Hatim bahwa khataman tersebut dilakukan dalam shalat. (Siyar A’lam An-Nubala’, 10: 36). Bayangkan, Imam Syafi’i berarti mengkhatamkan Al-Qur’an sehari dua kali. Subhanallah … Sumber: rumaysho.com

Ketika seseorang sudah mencintai, dia akan rela berjuang tanpa mengenal lelah itu Cinta kepada makhluk karena Allah pun begitu. Apalagi cinta kepada Sang Pencipta.

Jika kita tidak mampu bertahan dalam beribadah untuk waktu yang lama, itu merupakan tanda bahwa Allah belum mencintai kita. Jika kita sering merasa malas atau tidak sungguh-sungguh dalam beribadah, maka hendaklah kita mengintrospeksi diri. Kita mungkin belum termasuk dalam golongan orang-orang bertakwa. Ketika bawaan malas atau keluh kesah sering muncul, seperti merasa terlalu lama dalam shalat tarawih, merasa sangat lelah saat menyiapkan makanan berbuka puasa, dan sebagainya, kita perlu melakukan koreksi diri agar semangat beribadah kita meningkat.


Mereka telah melakukan “Sebab-sebab” Yang Mendatangkan Cinta Allah kepada mereka, sehingga Allah pun menjadikan mereka dapat mencintai Allah dengan BENAR.

Dengan cara apa !? Yaitu dgn “mengikuti” syariat yang telah dicontohkan, diajarkan dan sesuai dengan TUNTUNAN dari Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya.

“Katakanlah : “Jika Kamu “(Benar-Benar)” Mencintai Allah maka “ikuti aku”, niscaya Allah pun akan mencintai & mengampuni dosa-dosamu” (QS. Ali Imran: 31)


Perkuatlah cinta kita kepada Allah dan ajaklah keluarga kita untuk juga mencintai-Nya dengan memperkuat tauhid dan memperbaiki aqidah kita.

Rahasia dari ibadah maksimal yang dilakukan oleh Nabi dan para sahabatnya adalah karena mereka mencintai Allah. Mereka beribadah atas dasar cinta kepada-Nya, sehingga tidak mau melakukan perbuatan maksiat kepada-Nya.

Perlu diingat bahwa rokok tidaklah membatalkan puasa, yang benar-benar membatalkan puasa adalah tindakan merokok itu sendiri. Tujuan utama dari puasa adalah untuk meningkatkan tingkat ketakwaan kita. Kita harus menjalankan segala perintah Allah dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Saat berpuasa, ada orang mampu menahan diri untuk tidak merokok. Namun ketika berbuka puasa, bukanya berbuka dengan kurma, malah dengan merokok, padahal tindakan itu tidak disukai oleh Allah.

Banyak orang yang menjalankan puasa namun hanya merasakan haus atau lapar, begitu juga dengan orang yang bangun untuk tahajud namun hanya merasa lelah.

“Betapa banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga saja. Betapa banyak pula yang melakukan shalat malam, hanya begadang di malam hari” (HR. Ahmad 2: 373.)

Takwa berakar di hati, dan jika hati kita telah bertakwa, maka secara otomatis tubuh kita juga akan bertakwa.

Mari kita memohon kepada Allah untuk diberikan ketakwaan di hati kita dan membersihkan diri kita. Meskipun kita sering melakukan kesalahan, namun kita tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah. Kita dapat memperbanyak ibadah taubat dan istighfar kepada-Nya. Jika kita telah bertaubat dengan sungguh-sungguh dan taubat kita diterima oleh Allah, maka dosa-dosa kita akan diampuni dan dihapuskan oleh-Nya.


RINGKASAN TANYA JAWAB

Jika sedang di saudi, Zakat fitrah dapat dikeluarkan baik di Indonesia maupun di Saudi Arabia.

Antara Isya dan shalat terawih, lebih utama untuk melakukan dzikir setelah shalat Isya sebelum melaksanakan shalat rawatib.

Tidak diperbolehkan untuk melaksanakan shalat sunnah rawatib setelah shalat terawih.

Ketika sedang dalam perjalanan (safar), lebih utama untuk tetap berpuasa, namun juga diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Al Baqarah ayat 184.

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al Baqarah: 184)

Cara bertaubat seperti apa?
8 SYARAT TAUBAT NASUHA

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
(1). “Wahai orang-orang yang beriman !! “BERTAUBATLAH” kepada Allah dengan Taubat Nasuha” (QS. At-Tahrim [66]: 8)

(2). “Dan bertaubatlah kamu semua kpd Allah, Wahai orang-orang yang Beriman, agar kamu Beruntung” (QS. An-Nur : 31)

(3). “Dan barangsiapa yang mengerjakan “kejahatan, dan menganiaya dirinya”, lalu dia mohon ampun kepada Allah, niscaya dia dapati Allah “Maha Pengampun”, lagi Maha Penyayang” (QS.An-Nisaa’ [4]: 110)

Setiap Manusia Pasti ia pernah Berbuat Dosa & Kesalahan Sepanjang Hidupnya. Maka wajib bagi mereka utk “bertaubat” kepada Allah Ta’ala, dan Tidak berputus asa dari Rahmat-Nya yang Sangat Luas.

Karena Sebanyak apapun Dosa yg Telah dilakukan seorang hamba, maka ALLAH Tetap akan Mengampuninya Selama dia bertaubat dengan cara Taubat Yg Benar.

Agar taubat diterima Allah, hendaknya seseorang itu melaksanakan 8 syarat :

(1). Menyesali “dosa-dosa” yg dilakukan, Sehingga Tdk Ingin Mengulangi Kembali

(2). Istighfar (memohon ampun) kepada Allah atas Dosa2 yang pernah dilakukan

(3). Berniat dan bertekad untuk tidak lagi mengulangi perbuatan dosa dan maksiat

(4). “Meminta Maaf” kepada orang yang pernah dizhalimi, atau disakiti, dan juga mengembalikan barang orang lain yang pernah diambil

(5). Taubat dilakukan pada waktu masih terbukanya peluang untuk “Diterimanya” taubat, yaitu “sebelum ruh” itu sampai di kerongkongan, atau sebelum “Matahari” terbit dari arah barat, atau saat sebelum datangnya “ADZAB” hukuman dari Allah

(6). Memperbanyak amal setelah taubat

Ummu Farid, [25/03/2024 22.18]
“Dan barangsiapa yang telah “bertaubat” dan juga telah mengerjakan amal shalih, maka sesungguhnya dia telah bertaubat kepada Allah dengan Taubat Nasuha (yg Sebenar-Benarnya)” (QS. Al-Furqan : 71)

(7). Taubat itu dilakukan dengan “ikhlas”, bukan karena “makhluk / tujuan duniawi”

(8). Seseorang Yang Pernah “MENYERU” kepada kesesatan lalu diikuti oleh orang lain, hendaknya dia pun “mengumumkan taubatnya, & menjelaskan kesalahannya”

“Kecuali mereka yang telah BERTAUBAT, telah mengadakan perbaikan, dan (juga) Menjelaskan (Kebenaran), maka mereka itulah yang Aku “TERIMA” taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Baqarah : 160)

Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :

ولهذا كان من توبة الداعي إلى البدعة أن يبين أن ما كان يدعو بدعة وضلالة وإن الهدى في ضده

“Oleh karena itu, di antara bentuk taubat penyeru bid’ah adalah dia “Menjelaskan” bahwa apa yang pernah dia ‘seru’ adalah kebid’ahan & kesesatan, & Bertentangan dengan petunjuk” (‘Uddatus Shabirin 55)

Wahai Saudaraku…
Laksanakanlah 8 Syarat Utk Diterimanya taubat seperti di atas dan bergembiralah dengan sabda Nabi صلى الله عليه و سلم :

“Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang Tidak punya dosa” (HR. Ibnu Majah dan ath-Thabrani, hadits dari Ibnu Mas’uud, Shahiihut Targhiib no. 3145)

Hindarilah kegiatan yang mendapatkan dananya dari bank konvensional, meskipun terlihat bersifat sosial. Sebenarnya, bank-bank tersebut terlibat dalam praktik riba, yang merupakan perilaku terlarang dalam Islam. Bantuan yang diberikan atau diterima dalam dosa tidak diperbolehkan.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. ” (QS. Al Maidah: 2).

Ketika seseorang belum mendapatkan jodoh, hal ini bisa disebabkan oleh banyak dosa atau bisa juga karena takdir Allah. Untuk itu, teruslah berusaha dan berdoa kepada Allah untuk mendapatkan jodoh yang baik.

Tidak ada kewajiban untuk melakukan shalat saat bertaubat, namun shalat taubat adalah sunnah yang dianjurkan.

Lebih baik memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebelum tanggal 1 Syawal.

Jika memiliki rezeki untuk menabung haji dan sekaligus memiliki keinginan untuk memiliki anak (promil), maka berangkat haji adalah kewajiban bagi yang mampu, sementara memiliki anak adalah ikhtiar. Berdoa, berobat, istighfar, dan banyak bersedekah dapat membantu memudahkan rezeki untuk memiliki anak.


Catatan kajian di Masjid Raya Al Azhar Summarecon Bekasi bersama Ustadz Najmi Umar Bakkar hafidzahullah dengan tema “Ya Allah Aku Mohon Cintamu”. Jazakallahu khairan ustadz, semoga Allah memberkahi ustadz dan keluarga. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua, dan semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk kebenaran kepada kita. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bertakwa, sehingga kita dapat meraih cintanya Allah. Aamiin. Barakallahu fiikum.

Sosial Media Ustadz Najmi:

Telegram: https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official

Tags: Ustadz Najmi Umar Bakkar

RELATED POST

Teruslah Berbuat Baik, Meski Tanpa Ucapan Terima Kasih

Teruslah Berbuat Baik, Meski Tanpa Ucapan Terima Kasih

November 7, 2025
Belajar Bahasa Arab dari Nol: Panduan Lengkap Pelajaran 1–4 Durusul Lughah Jilid 1

Belajar Bahasa Arab dari Nol: Panduan Lengkap Pelajaran 1–4 Durusul Lughah Jilid 1

Mei 14, 2025
Tips Hemat Ratusan Juta: Booking Hotel untuk Umrah Ramadhan Mandiri

Tips Hemat Ratusan Juta: Booking Hotel untuk Umrah Ramadhan Mandiri

Maret 11, 2025
Menjelang Ramadan: 3 Hari Berkesan di Kota Nabi

Menjelang Ramadan: 3 Hari Berkesan di Kota Nabi

Maret 11, 2025
Next Post
Bab Haid: Panduan Penting bagi Wanita Muslimah

Bab Haid: Panduan Penting bagi Wanita Muslimah

Comments 3

  1. Nur Hamidah says:
    2 tahun ago

    Ya Allah aku memohon cintaMu, dan cinta dari mereka yang mencintaiMu, dan cinta terhadap apapun perbuatan yang Engkau cintai.

    Balas
  2. yusma says:
    2 tahun ago

    MasyaAllah Tabarakllahu, ilmu yang sangat bermanfaat 🌹

    Balas
  3. Anis Filzah says:
    2 tahun ago

    Semoga kita menjadi salah satu orang yg saling mencintai karena-Nya, semoga juga kita selalu dalam ke istqomahan untuk menjalankan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menjauhi larangan-Nya, Aamiin Allahuma Aamiin

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CARI ARTIKEL

No Result
View All Result

KATEGORI BLOG

  • Belajar Islam
    • Adab wal Akhlak
    • Adabul Mufrad
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Ibadah
    • Fiqh Jenazah
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Haji & Umrah
    • Makna Dzikir & Doa
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Diet DEBM
    • Resep Umum
  • Terbaru

BLOG ARSIP

  • November 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • Mei 2021
  • April 2021
  • November 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Maret 2020
  • Januari 2020
  • Oktober 2019
  • Juni 2019
  • Maret 2019
  • Januari 2019
  • Desember 2018
  • Agustus 2018
  • Juli 2018
  • Agustus 2017
  • Juli 2017

POST POPULER

  • Step-by-Step Menyiapkan Umrah Mandiri

    Step-by-Step Menyiapkan Umrah Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah Urutan! Hindari Kesalahan Fatal Saat Booking Tiket Umrah Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Checklist Perlengkapan Umrah yang Wajib Disiapkan Sebelum Berangkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safar Umrah 14 Hari, Biaya Hemat di Bawah 25 Juta!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Konsep Rezeki dengan Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Shafura.com

Shafura.com adalah wadah untuk berbagai catatan kajian, pembelajaran hidup minimalis, tips bisnis, informasi kesehatan, dan pengalaman berharga yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Selengkapnya...

© 2024 Shafura.com. All Right Reserved | Web Dev by WebNesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip

© 2024 Shafura.com. All Right Reserved | Web Dev by WebNesia