Shafura.com
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip
No Result
View All Result
Shafura.com
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip
No Result
View All Result
Shafura.com
No Result
View All Result

Penghormatan Terhadap Ilmu dalam Khulashah Ta’zhim Al-‘ilm (Bagian 01)

Ummu Farid by Ummu Farid
Januari 13, 2024
in Adab wal Akhlak
0
Penghormatan Terhadap Ilmu dalam Khulashah Ta’zhim Al-‘ilm (Bagian 01)
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Dalam menuntut ilmu, diperlukan keikhlasan, kesabaran, kecintaan, dan penghormatan terhadap ilmu agar proses pembelajaran berjalan lancar. Prinsip dasar penghormatan terhadap ilmu dapat disimpulkan dalam Khulashah Ta’zhim Al-‘ilm.

  1. Membersihkan Wadah Ilmu:
  • Ilmu perlu tempat, yaitu hati. Hindarilah hal-hal negatif seperti syubhat, debat, dan ghibah agar cahaya Allah dapat masuk. karena jika hati kotor, cahaya Allah akan sulit masuk.
  • Fokus dan kurangi penggunaan handphone saat belajar untuk meraih keberhasilan. Bagi penuntut ilmu yang ingin sukses, sebaiknya hindari pikiran yang terlalu sibuk dan kurangi penggunaan gadget.

Proses menuntut ilmu membutuhkan ketenangan, dan terkadang diperlukan penyendirian untuk mendapatkan ilmu. Ilmu bisa diibaratkan seperti susu yang harus diminum dari gelas yang bersih agar kita dapat menikmatinya. Dan Kemuliaan dalam perjuangan dinilai dari seberapa besar pengorbanan yang kita lakukan.

  1. Mengikhlaskan Niat dalam Belajar:

Keberhasilan dalam belajar sangat bergantung pada kualitas niat yang dimiliki. Semakin besar niatnya, semakin tinggi semangat untuk menuntut ilmu, begitu pula sebaliknya. Keikhlasan dalam menuntut ilmu dapat diidentifikasi melalui empat hal:

Menghilangkan kebodohan, yang menjadi langkah awal dalam mengejar pengetahuan.

  1. Penuntut ilmu bisa sombong, yang muncul karena pengetahuan baru tentang halal dan haram. Meskipun merupakan fase yang harus dilewati, perbuatan sombong ini tidak baik, Pada tahap pertama ini biasanya penuntut ilmu niatnya untuk mendebat ulama (untuk menampakkan keilmuannya di hadapan lainnya) atau untuk mendebat orang-orang bodoh atau agar menarik perhatian yang lainnya (supaya orang banyak menerimanya)
  2. Tawadhu, di mana seseorang lebih hati-hati dalam menjawab pertanyaan yang ada.
  3. Merasa bodoh, yang menandakan bahwa semakin banyak yang diketahui, semakin menyadari banyaknya ilmu yang belum dipelajari.

Niat belajar agama perlu dipahami dengan jelas: Agar keluarga mendapatkan hidayah, Menjaga ilmu, dan Mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

Efek buruk dari ketidakikhlasan antara lain rasa malas, tidak tahan banting, dan banyaknya ilmu yang terlewatkan. Niat belajar akan terus berubah, sehingga pemahaman yang mendalam tentang tujuan belajar agama perlu diperoleh untuk mengarahkan niat dengan benar.

  1. Serius Belajar

Tanda seorang serius belajar yaitu semangat, berdoa, dan tidak malas.

Rasulullah mengajarkan tiga konsep produktif bagi manusia:

  1. Bersemangatlah pada hal-hal yang bermanfaat.
  2. Mintalah pertolongan kepada Allah.
  3. Jangan lemah, karena kelemahan adalah ciri orang yang tidak memiliki kekuatan, sedangkan malas adalah sikap memiliki kekuatan tetapi tidak mau menggunakannya.

Seorang yang mengejar sesuatu dengan semangat dan kejujuran, apapun itu seperti harta, tahta, atau sekolah favorit, pasti akan meraihnya.

Baca kisah perjuangan para ulama dalam menuntut ilmu untuk mendapatkan inspirasi dan semangat. Jadilah seseorang yang memiliki kaki yang menapak di bumi, namun semangatnya menjulang tinggi di atas bintang. Jangan biarkan tubuhmu tetap muda, tetapi semangatmu telah menua.

  1. Memprioritaskan dan Mempelajari Al-Quran & Hadits:
  • Rasulullah tidak memaksa sahabat untuk menguasai semua ilmu, melainkan memperhatikan minat dan bakat masing-masing.
  • Pentingnya mengikuti minat dan bakat dalam belajar ilmu agama.

Tidak semua orang harus menjadi ulama atau ustadz. Namun, yang pasti, kita harus berusaha menjadi hamba Allah yang bertakwa. Bagi mereka yang memiliki minat dalam mencari rezeki, diharapkan untuk mengumpulkan rezeki sebanyak-banyaknya agar dapat membantu agama Allah.

Jika seseorang memiliki minat dalam ilmu dan bakat untuk menghafal, maka gunakanlah untuk mempelajari dan menghafal Al-Quran serta hadits. Ilmu yang bermanfaat bersumber dari Al-Quran dan hadits.

  1. Mengikuti Metode yang Benar dalam Belajar:

Walaupun seseorang hidup seribu tahun, ia tidak akan mencapai tujuannya secara sempurna. Oleh karena itu, pelajarilah inti dari setiap ilmu dan carilah seorang guru yang memiliki ilmu yang mumpuni dan metode pengajaran yang baik. Ingatlah, yang benar-benar bermanfaat adalah apa yang kita hafal.

Proses pembelajaran dapat dibagi menjadi tahapan-tahapan berikut:

  1. Memperoleh informasi tanpa menghafal, yang pada akhirnya hanya mengejar sesuatu yang mustahil.
  2. Mencari seorang guru yang mampu memberikan arahan agar kita dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan baik.

Kenapa Aku Harus Belajar Ilmu Agama:

  1. Karena mau masuk surga tanpa hisab dan tanpa transit neraka.
  2. Memahami dasar-dasar agama untuk pengamalan yang benar.
  3. Dikehendaki kebaikan oleh Allah
  4. Meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  5. Didoakan oleh seluruh penduduk langit dan bumi.

Pentingnya membersihkan hati, ikhlas dalam niat, serius belajar, memprioritaskan al-Quran & hadits, serta mengikuti metode pembelajaran yang benar untuk mencapai kesuksesan dalam menuntut ilmu agama.

 

Berikut adalah catatan untuk pembelajaran Adab wal Akhlaq Pekan 01 yang membahas Kitab “Memuliakan Ilmu” karya Syaikh Shalih bin Abdullah al-Ushaimy, yang disampaikan materinya bersama Ustadz Ratno Abu Muhammad Lc, M.Ag. Semoga Allah merahmati keduanya, aamiin.

Semoga ilmunya dapat bermanfaat bagi kita semua dan Allah memudahkan kita untuk mengamalkannya, aamiin.

Tags: Adab dan AkhlakAdab wal AkhlaqSyaikh Shalih bin Abdullah al-UshaimyUstadz Ratno Abu Muhammad Lc

RELATED POST

Teruslah Berbuat Baik, Meski Tanpa Ucapan Terima Kasih

Teruslah Berbuat Baik, Meski Tanpa Ucapan Terima Kasih

November 7, 2025
Al-Adabul Asyarah: Memahami Sepuluh Adab (Bagian 02)

Al-Adabul Asyarah: Memahami Sepuluh Adab (Bagian 02)

Februari 17, 2024
Al-Adabul Asyarah: Memahami Sepuluh Adab (Bagian 01)

Al-Adabul Asyarah: Memahami Sepuluh Adab (Bagian 01)

Februari 10, 2024
Penghormatan Terhadap Ilmu dalam Khulashah Ta’zhim Al-‘ilm (Bagian 04)

Penghormatan Terhadap Ilmu dalam Khulashah Ta’zhim Al-‘ilm (Bagian 04)

Februari 3, 2024
Next Post
Sejarah Fiqh Madzhab: Dari Zaman Rasulullah Hingga Zaman Now

Memahami Dasar-dasar Ilmu Fiqh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CARI ARTIKEL

No Result
View All Result

KATEGORI BLOG

  • Belajar Islam
    • Adab wal Akhlak
    • Adabul Mufrad
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Ibadah
    • Fiqh Jenazah
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Haji & Umrah
    • Makna Dzikir & Doa
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Diet DEBM
    • Resep Umum
  • Terbaru

BLOG ARSIP

  • November 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • Mei 2021
  • April 2021
  • November 2020
  • September 2020
  • Agustus 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • Maret 2020
  • Januari 2020
  • Oktober 2019
  • Juni 2019
  • Maret 2019
  • Januari 2019
  • Desember 2018
  • Agustus 2018
  • Juli 2018
  • Agustus 2017
  • Juli 2017

POST POPULER

  • Step-by-Step Menyiapkan Umrah Mandiri

    Step-by-Step Menyiapkan Umrah Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah Urutan! Hindari Kesalahan Fatal Saat Booking Tiket Umrah Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safar Umrah 14 Hari, Biaya Hemat di Bawah 25 Juta!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Checklist Perlengkapan Umrah yang Wajib Disiapkan Sebelum Berangkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips Hemat Ratusan Juta: Booking Hotel untuk Umrah Ramadhan Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Shafura.com

Shafura.com adalah wadah untuk berbagai catatan kajian, pembelajaran hidup minimalis, tips bisnis, informasi kesehatan, dan pengalaman berharga yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Selengkapnya...

© 2024 Shafura.com. All Right Reserved | Web Dev by WebNesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Belajar Islam
    • Adabul Mufrad
    • Adab wal Akhlak
    • Bahasa Arab
    • Fiqh Madzhab
    • Fiqh Muamalah
      • Mindset
    • Makna Dzikir & Doa
    • Haji & Umrah
  • Catatan Kajian
  • Inspirasi
    • Bisnis
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Minimalis
    • Travelling
  • Resep
    • Resep Umum
    • Resep Diet DEBM
  • Layanan
    • Jasa Pembuatan Website
    • Jasa Pemasaran Digital
    • Pakaian Syari Murah
  • Arsip

© 2024 Shafura.com. All Right Reserved | Web Dev by WebNesia